PHARMACY OF COMMUNITY

PHARMACY OF COMMUNITY
SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI INDONESIA (STIFI) BHAKTI PERTIWI PALEMBANG

Selasa, 05 Agustus 2014

artikel farmasi


pulvis

Serbuk ( pulvis ) adalah campuran kering bahan obat atau zat kimia  yang dihaluskan. Ditujukan untuk pemakaian oral atau untuk pemakaian melalui mulut saja, tetapi dapat juga digunakan untuk pemalaian luar dari tubuh, seperti pada bagian kulit.
Di dalam pembuatan serbuk, perlu diperhatikan ketelitian agar serbuk yang digerus dapaat benar – benar homogen. Supaya pada waktu dibungkus kertas perkamen, serbuk tersebut tidak menggumpal.
Sediaan serbuk digunakan untuk anak – anak dan orang dewasa terutama yang agak sukar untuk menelan kapsul atau tablet. Karena serbuk lebih mudah terdispersi dan lebih larut dibanding kapsul dan tablet.
Selain itu serbuk yang diayak harus diayak dengan melewati ayakan dengan derajat halus 100 mesh, sebagaimana yang telah ditentukan.
Sediaan serbukpun mempunyai kelebihan – kelebihan , diantaranya dokter lebih leluasa dalam memilih dosis yang sesuai sengan keadaan penderita, lebih stabil terutama untuk obat yang dirusak oleh airnyerapan lebih cepat dan lebih sempurna dibanding sediaan sediaan padat yang lainnya, sediaan / obat yang terlalu besar volumenya untuk di buat dalam bentuk tablet atau kapsul dapat dibuat dalam bentuk serbuk. Tetapi serbuk juga mempunyai kelemahan, yaitu tidak tertutupnya rasas tidak enak seperti pahit, sepat, lengket di lidah, dan dalam penyimpanannya menjadi lembab. Hal tersebut perlu di ketahui oleh kita, khususnya seorang pelajar farmasi.
 
Mozaik kapsul

Dalam dunia farmasi terdapat berbagai macam sediaan obat yang bisa diberikan kepada pasien. Salah satunya adalah kapsul. Menurut Farmakope edisi III, kapsul adalah sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut. Sama seperti sediaan lainnya, kapsul mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri baik dalam segi produksi maupun konsumsi.
Di kalangan masyarakat, kapsul bukanlah hal yang asing lagi. Banyak obat berbentuk kapsul beredar di pasaran. “ Kapsul ?! Ah gampang bikinnya “ , itulah kata yang sering dilontarkan masyarakat ketika muncul pertanyaan bagaimana membuat kapsul dan akhirnya menjadi sugesti bagi peserta didik yang memilih farmasi sebagai bidang yang akan ditekuninya.
Seringkali anak farmasi menganggap remeh cara pembuatan kapsul. Tetapi kenyataan tidak semudah yang dibayangkan. Banyak kendala dalam pembuatan kapsul. Selain keefektifan waktu, faktor kebersihan dan keseragaman bobot sangat diperhatikan karena faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan berpengaruh besar . Semua kendala tersebut dapat diatasi dan dihindari dengan terus berlatih dan berlatih. Selain itu, seringlah bertanya kepada guru atau orang-orang yang kita anggap ahli dalam bidang tersebut untuk menambah ilmu yang kita miliki.
 Waktu terus berputar, ilmu farmasi semakin berkembang, tekhnologi semakin canggih, penyakit semakin kompleks. Apakah kapsul masih diproduksi di masa mendatang ? Biarlah waktu yang menjawab.

Pentingnya Ilmu Farmakologi

 
Dalam ilmu farmasi ada yang di sebut dengan farmakologi. farmakologi adalah ilmu yang mempelajari mekanisme kerja atau efek obat dalam tubuh. Ilmu farmakologi juga merupakan dasar dari ilmu farmasi. Dalam ilmu farmakologi kita dapat mempelajari berbagai macam efek, mekanisme kerja, sejarah, khasiat, dan sebagainya tantang obat. Menurut banyak siswa, ilmu farmakologi agak sulit , tahu kenapa? Menuru mereka farmakologi itu terlalu banya hafalan, jadi terkesan farmakologi itu sulit. Apaila kiatmempelajari farmakologi dengan ikhlas, pasti semua akn terasa mudah. Apalagi ditambah guru yang baik hait dan tisak membosankan. Waw pasti menyenangkan bukan?
Farmakologi berperan penting untuk seseorang yang ingin menjadi asisten apoteker maupun apoteker. Ketika apoteker meracik obat, dia harus tahu apa efek dari obat itu kan? Nah, maka dari itu apoteker harus mempelajari ilmu farmakologi. Farmakologi juga dapat membantu dalam menemukan hal baru, contohnya membuat obat untuk penyakit yang langka. Selain itu, apoteker dapat mengkombinasikan obat – obat yang cocok dan berguna bagi semua orang, karena senelunya ia telah tahu apa efek yang akan terjadi.
Untuk siswa jurusa farmasi mulai saat ini harus menyukai ilmu farmakologi, agar dapata menjadi seorang apoteker yang gemar menemukan obat baruyang berguna bagi semua orang. 
Cara Sederhana Meracik “si bulat lonjong - CAPSULAE”

Kebanyakan orang mungkin sudah tahu ilmu kefarmasian itu “biangnya ilmu meracik obat” . Tapi tidak semua orang tahu bagaimana cara meracik obat . Butuh keterampilan khusus untuk membuat berbagai macam bentuk obat seperti yang ada di pasaran .
Berbagai macam bentuk obat yang di hasilkan dari ilmu kefarmasian . Serbuk ( pulvis ), tablet, sirup, salep, suppositoria, injeksi, kapsul, dll . Semua bentuk sediaan tersebut memiliki cara-cara khusus dalam pembuatannya, seperti halnya dalam pembuatan kapsul .
Kapsul itu sendiri merupakan sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut . Cara pengisian kapsul ada tiga cara, yaitu dengan tangan, dengan alat bukan mesin dan dengan alat mesin . Cara yang paling sederhana tentu dengan tangan, karena tanpa memerlukan bantuan alat lain . Pertama, meracik terlebih dahulu serbuk atau cairan sebagai isi dari  kapsul tersebut . Kedua, setelah isi kapsul selesai di buat, masukkan ke dalam cangkang kapsul . Cara memasukkan isi kapsul dalam bentuk serbuk dan cairan tentunya berbeda . Apabila dalam bentuk serbuk, serbuk tinggal di bagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan jumlah kapsul yang di minta ( resep ). Dan apabila dalam bentuk cairan, masukkan dengan menggunakan  pipet yang telah di tara . Ketiga, tutup badan kapsul dengan tutup kapsul . Caranya sama, tetapi khusus untuk kapsul yang berisi cairan, tutup kapsul harus di tutup ( di seal ) atau di rekat supaya cairan yang ada di dalamnya tidak keluar atau bocor . Tetapi sebaiknya, dalam memasukkan isi kapsul dengan tangan sebaiknya menggunakan sarung tangan untuk mencegah alergi yang mungkin timbul .
 
Kehidupan Kapsul

            Apabila kita mendengar cerita tentang “FARMASI”, pasti kita langsung teringat  kepada obat. Dalam pembuatan obat ada sediaan yang berbentuk kapsul. Di masyarakat tidak asing lagi apabila mendengar kapsul. Kita ungkap tuntas tentang kapsul oke!!!.
          Kapsul adalah sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat terlarut. Didunia farmasi kapsul dibagi menjadi dua yaitu kapsul keras dan kapsul lunak.
Kapsul keras terdiri dari badan dan penutup, tersedia dalam bentuk kosong, isi biasanya padat bisa juga cair, pemakaiannya melalui oral(obat yang melewati saluran pencernaan), bentuknya hanya satu macam. Kapsul lunak terdiri dari satu kesatuan, selalu sudah terisi, isi biasanya cair dapat juga padat, cara pakai oral(obat yang melalui saluran pencernaan), vaginal(obat yang melalui vagina), rektal(obat yang melalui dubur/rectum), topical(obat yang melaui jaringan kulit), bentuknya bermacam-macam.
           Kapsul terbuat dari gelatin, pati, dan bahan lain yang sesuai. Kapsul juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya yaitu bentuknya menarik dan praktis, tidak berasa sehingga bisa menutupi rasa dan bau yang kurang enak, mudah ditelan. Kekurangannya yaitu tidak untuk zat yang mudah menguap, tidak untuk zat yang higroskopik(mudah menyerap air), tidak untuk balita, tidak bisa dibagi.
          Penyimpana kapsul juga perlu diperhatikan loh!!!. Apabila kapsul disimpan ditempat yang lembab atau basah, maka kapsul akan lembek. Apabila kapsul disimpan ditempat yang terlalu kering atau terkena matahari, kapsul akan pecah atau rapuh.
          Ada 3 teknik pengisian kapsul yaitu dengan tangan, dengan alat bukan mesin, dengan alat mesin. Apabila disekolah-sekolah farmasi biasanya pengisian kapsul itu menggunakan teknik yang simple yaitu dengan tangan.
          Kapsul juga mempunyai ukuran yakni, 000, 00, 0, 1, 2, 3, 4, 5. Kapsul mempunyai warna yang berbeda-beda sesuai dengan pabrik yang memproduksinya.
          Yang terpenting dalam pembuatan kapsul adalah ketelitian, kesabaran dan kemampuan yang khusus.
          Nah sekarang sudah tahukan tentang kehidupan kapsul. Jadi bertambah deh ilmu kita…
Dunia Unguenta Dalam Farmasi
 
Kata “ farmasi “ mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bidang farmasi pastinya berkaitan dengan pembuatan / peracikan obat bahkan hasil dari faramasi itu sendiri pun sudah banyak beredar dan dirasakan bahkan menjadi kebutuhan sehari – hari mereka yang tidak bisa dipisahkan dari keseharian mereka. Seperti odol, shampo, sabun, dan lai sebagainya. Karena bidang farmasi bukan hanya membuat obat – obatn untuk keperluan pengobatan saja tetapi juga untuk produk lain.
Dan kata farmasi itu sendiri adalah bidang / jurusan dimana proses pembuatan  dan peracikan obat dilaksanakan dan cara produksi di industri terjadi baik itu  industri obat tradisional maupun bukan.
Adapula cabang – cabang yang berhubungan dengan bidang farmasi, diantaranya adalah farmakognosi, farmakologi, ilmu resep, sinonim, IKM, UUK, teknologi farmasi, dan lain sebagainya. Misalnya saja pada ilmu rersep, salah satunya membahas tentang salep / unguenta. Salep / unguenta adalah sediaan setengah  padat ditujukan untuk pemakaian topical pada kulit atau selaput lendir. Salep juga ada beberapa macam menurut penggolonganya diantaranya adalah menurut konsistensinya, menurut efek terapinya, menurut dasarnya. Salah satu contohnya adalah salep sejuk, yang rentang gagal dalam pembuatannya.
Oleh karena itu bidang farmasi memberikan begitu banyak manfaat bagi kita semua salah stunya adlah dapat mengatasi, mencegah, mengobati penyaki danmenjaga kesehatan kita dan masyarakat sekitar kita.
Maze Itu Bernama Lab. Resep

Praktikum dasar yang harus dikuasai oleh orang yang akan mendalami ilmu farmasi adalah meracik obat sesuai perintah dokter pada resep sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Untuk itu, pada umumnya institusi pendidikan farmasi, dalam hal ini sekolah farmasi, dilengkapi Laboratorium Resep sebagai tempat untuk melaksanakan praktikum Ilmu Resep.
Pada umumnya, Laboratorium Resep (untuk selanjutnya akan disebut Lab. Resep) adalah ruangn yang cukup besar untuk memuat beberapa meja kerja, rak bahan, bak cuci, dan meja serba guna yang cukup panjang untuk menyimpan beberapa benda.pada meja kerja dilengkapi masing-masing oleh satu alat timbangan. Setiap akan digunakan, alat timbangan tersebut harus disetarakan lebih dulu. Adapun cara menyetarakannya adalah sebagai berikut:
·         Setarakan posisi antara anting dengan alas anting (bandul yang digantung tali). Jika belum setara, putar knop di bagian bawah timbangan.
·         Periksa apakah posisi pisau (alat seperti jarum di atas anting) sudah tegak lurus. Jika sudah, putar knop yang berhadapan dengan kita ke kanan, lihat apakah piring timbangn sudah seimbang atau belum.
·         Jika belum setara, putar mur di atas masing-masing piringan ke kanan atau ke kiri untuk memperingan atau memperberat.
Selain alat timbangan, ada satu alat yang dinamakan tangas air. Fungsi alat ini adalah meleburkan zat padat yang bersifat lilin dan lemak agar mencair, menguapkan zat cair agar menjadi kental, dan sebagainya. Cara kerja alat ini adalah mendidihkan air di dalamnya untuk menghasilkan uap panas yang keluar lewat lubang di bagian atas alat, dimana bahan yang akan dilebur atau diuapkan diletakkan dalam cawan penguap.
Lab. Resep harus selalu dijaga kebersihannya agar bahan praktikum yang disimpan di rak bahan tidak terkontaminasi debu dan mikroba. Untuk menjaga kebersihannya, praktikan (orang yang akan melakukan praktikum) sedianya menggunakan pakaian yang besih dirangkap oleh jas laboratorium dan sepatu khusus laboratorium.
Pambauatn setiap jenis sediaan berbeda satu sama lain. Untuk itu alat yang digunakan juga berbeda, tergantung pada sediaan apa yang akan dibuat. Terlepas dari itu, sediaan satu dan yang lainnya memiliki keterkaitan, sehingga diperlukan pemahaman dasar yang menyeluruh tentang farmasi, khususnya meneganai Laboratorium Resepnya.

Dunia Mimpi Anak Farmasi

Apa kalian tahu cita – cita anak farmasi ?
Yuk kita cari tahu apa cita – cita mereka !. ternyata dari berbagai bidang farmasi banyak impian anak – anak bangsa  yang terukir dilalamnya. Ada farmasi sains, farmasi klinik, farmasi industri.
Ooh ternyata bidang farmasi tidak hanya obat – obatan. Tapi juga ada macam – macam yang lainya. Kita golongkan saja menjadi 3 macam , yaitu farmasi sains, farmasi klinik, farmasi industri. Kita lihat cita – cita mereka dari 3 golongan tersebut.
Menuruk sebagian anka farmasi ternyata farmasi sains sangat menantang bagi mereka. Menantang?? Maksudnya karena di farmasi sains kita bisa melakukan percobaan – percobaan baru dan mengembangkan kreatifitas kita. Apalagi dengang keadaan di indonesia , di Indonesia banyak penemuam baru tapi dipatenkan atau di akui negaralain. Nah, dengan kemauan yang keras kita pasti bisa menemukan obat – obatan untuk penyakit yang belum ada obatnya. Jadi bisa mengharumkan nama baik Indonesia dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, anak – anak farmasi sains bisa menyandang gelar profesor.
Beda lagi dengan anak farmasi yang tertarik di farmasi klinis. Menurut mereka farmasi klinis adalh dasar dari ilmu farmasi. Karena dari mulai masuk SMKN 7 Bandung pelajaran produktif farmasi sudah dipelajari. Apalagi ilmu untuk mercik obat yang dilaksakan setiap minggunya. Karena itu, apabila bisa dari dasarnya pasti selanjutnya akan lebih mudah. Jadi bisa berwirausaha dengan mendirikan apotek, rumah sakit dan perusahaan sendiri tentunya dengan gelar apoteker atau dokter.
Tapi anak – anak farmasi yang tertari di farmasi industri juga gak mau kalah. Menrut mereka di farmasi industri kita bisa mengembangkan industri – industri di Indonesia. Tentunya dengan usaha yang keras kita bisa mendirikan perusahaan obat di berbagai daerah Indonesia dengan mutu yang berkualitastinggi. Oleh karena itu kita bisa menjadi pemilik perusahaan obat terbesar di Indonesia.
Jadi apapun cita – cita kalian dangan ketulusan hati untuk belajar dengan sungguh – sungguh. Dan dengan keinginan yang keras untuk maju pasti ada jalan untuk mencapai apapun yang kalian inginkan. Kembangkan imajinasimu dan gapailah cita –citamu setinggi langit ke tujuh.


Keistimewaan Dalam Farmakognosi

Obat mungkin sudah menjadi konsumsi sehari – hari bagi orang yang sakit, tapi ada juga yang mengkonsumsi obat sebagai suplemen tubuh. Di ilmu farmasi kita akan banyak mengetahui berbagai jenis obat – obatan utamanya obat yang terbuat dari bahan kimia, tetapi adajuga di farmasi ilmu yang mempelajari tentang obat yang berasal dari bahan tumbuhan, nabati, hewani, mineral.
Dijurusan farmasi pelajaran yang membahas obata yang terbuat dari bahan tumbuhan mungkin agak sedikit sulit dimengerti selain kata –kata yang asing bagi mulut kita juga mungkin karena mata pelajarannya yang banytak materinya, tapi jangan heran dipelajaran yng satu ini ada beberapa keistimewaan yang mungkin dipelajaran lain belum tentu kita mendapatakan materi yang satu ini misalnya Asteraceae, Araliaceae, Simarubaceae. Mungki bagi kalian yang bukan jurusan farmasi merasa asing dengan kata – kata tadi . ya !! itulah keistimewaan pelajaran yang satu ini. Kita dapat mengetahiu keluarga dari suatu tumbuhan yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit, selain kita dapat mengetahui keluarga dari suatu tumbuhan kita juga dapat mengetahui khasiat  dan kegunaan dari obat yang berasal dari tumbuhan.
Farmakognosi itulah mata pelajaran yang mungkin bagi sebagian besar siswa farmasi dapat dibilang mata pelajaran yang cukup memberi wawasan dalam ilmu kesehatan, kata –katany banyak yang asing itulah keistimewaan dari farmakognosi. Tapi keasingan itulah yang membuat pelajaran farmakognosi istimewa. Jadi dapat disimpulkan kalau pelajaran farmakognosi adala salah satu mata pelajaran yang dapat dijadikan point bagi kalian.